Sabtu, 12 November 2011

Pancasila Ideologi Negara dan Cita-cita Bangsa


Pancasila Ideologi Negara dan Cita-cita Bangsa 
Tanggal 1 Juni adalah hari bersejarah di Indonesia. Pada hari tanggal 1 Juni inlah bangsa Indonesia diakui memiliki dasar negara Kesatuan. Negara ini memiliki 5 dasar negara seperti yang tertera dalam teks Pancasila. Pancasila adalah teks kenegaraan bagi bangsa Indonesia, sebab rumusan sila-sila yang terdapat di dalamnya secara konstitusional dipandang sebagai dasar falsafah atau landasan ideologi negara Republik Indonesia
Pancasila adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sansekerta: pañca berarti lima dan śīla berarti Prinsip atau Asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.
Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, . Sebagaimana tercantum pada pembukaan undang undang dasar 1945 alenia ke 4.
Pembudayaan nilai dasar negara Pancasila sebagai ideologi nasional secara filosofis-ideologis dan konstitusional adalah imperatif. Karenanya, semua komponen bangsa, lebih-lebih kelembagaan dan kepemimpinan negara berkewajiban melaksanakan amanat dimaksud.
Demi tegaknya sistem kenegaraan Pancasila, negara (i.c. Pemerintah) berkewajiban mendidikkan dan membudayakan nilai dasar negara (ideologi negara, ideologi nasional) bagi generasi penerus demi integritas bangsa Indonesia.
Pemikiran-pemikiran untuk pelaksanaan pembudayaan nilai dasar negara Pancasila seharusnya dikembangkan secara melembaga, konsepsional dan fungsional oleh negara dengan mendayagunakan semua kelembagaan dan komponen bangsa. Dimulai dari pemerintah, dan bangsa Indonesia.
Pancasila adalah falsafah yang murni dan luhur. Kenyataan yaitu Undang-undang dasar negara boleh memiliki perubahan namun, dasar negara Indonesia tetap utuh dalam butir Pancasila. Pancasila mewakili segala hak dan kewajiban bangsa Indonesia untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang sesuai dengan butir-butir nilai Pancasila.
Bangsa Indonesia terutama pemuda diharapkan  menerapkan sikap dalam mengapresiasikan  nilai-niali ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan,dan keadilan yang merata di seluruh tanah air dengan menjunjung tinggi Pancasila sebagai nilai leluhur Indonesia.
Pemuda merupakan pionir cerminan bangsa Indonesia. Penilaian suatu idiologi bangsa dilihat dari pemuda. Dengan penerapan inilah Bangsa indonesia dinilai mampu atau tidak untuk membuka diri pada era informatika. bangsa Indonesia menunjukkan tekadnya sebagai bangsa yang merdeka, sebagai bangsa yang kuat bersatu, dan sebagai bangsa yang mampu berdiri sendiri, sabagai bangsa yang mempunyai keyakinan atas masa depannya.
Pemuda Indonesia memiliki amanat meneruskan cita-cita bangsa, hal in berarti penerapan yang sesuai dengan landasan pengamalani Pancasila dan undang-undang dasar. Menyelaraskan sikap dan etika sesuai idiologi bangsa Indonesia. Mendalami , dan sesuai perkembangan jaman. Pemuda Indonesia diharapkan mampu  memahami arti idiologi bangsa dan dasar negara dan kehidupan. 
Di era sekarang ini pemuda Indonesia harus menerapkan prinsif dasar negara, kita harus menumbuhkan semangat membagun bangsa yang tinggi terutama solidaritas terhadap sesama. Mendukung cita-cita besar bangsa Indonesia.
Sikap yang seharusnya kita lakukan adalah sesuai dengan pancasila.
Ketuhanan yang maha Esa. Pemuda indonesiamewujudkannya dengan adanya  toleransi antar umat beragama di Indonesia. Tidak saling menggangu peribadatan umat beragama di indonesia. Toleran dengan hari-hari besar umat beragama.
Kemanusiaan yang adil dan beradab. Pemuda Indonesia hendaknya memiliki rasa solidaritas, menumbuhkan empati sosial terhadap sesama. Merasakan penderitaan orang lain dan memiliki kemampuan untuk berbagi kebahagian kepada sesama. Membagi keceriaan.
Persatuan  indonesia. Pemuda Indonesia  menjunjung tinggi persatuan bangsa Indonesia, bersatu untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia, bersatu membangun bangsa. Bangsa Indonesia menjunjung tinggi slogan Bhineka Tunggal Ika, berbeda namun tetap satu jua. Berarti satu tujuan untuk bangsa Indonesia.
Permusyawaratan dan perwakilan. Adanya kebersamaan pemuda Indonesia untuk senantiasa melakukan musyawara mufakat untuk mendapatkan satu kata sepakat, keseragaman, dan satu ide untuk bangsa Indonesia. Perwakilan, hal ini berati nilai kepemimpinan untuk menyatukan bangsa Indonesia. Gotong royong, dan kekeluargaan. Hal ini baik agar bangsa bangsa Indonesia tidak terpecah.
Keadilan. Tidak membeda-bedakan status sosial, melainkan memberikan hak yang sama untuk bangsa Indonesia yang terbaik. Adanya hak kebebasan untuk bangsa Indonesia. Hak untuk memilih dan dipilih, hak mendapatkan perlidungan. Mewujudkan masyarakat yang tentram, aman, dan damai.
Ucapan terimakasih kepada :
(wongindonesia.blogspot.com).

Orang yang gagal dalam di era modern


Orang yang gagal dalam di era modern
1.                  Orang yang tidak mau tahu, artinya orang yang tidak mau membuka cakrawala. Mendapatkan     
             informasi baru.
2.                  Orang yang tidak mau menerima kekalahan begitu saja, dan mudah putus asa.
3.                  Orang yang tidak mau mengulangi kembali untuk mendapatkan keberhasilan, bukan jatuh pada 
            kesalahan yang sama seperti waktu lampau.
thanks for  : Mr. Baslini,s.pd

Arti Lambang Garuda


Lambang Garuda Indonesia

             
Burung garuda berwarna kuning emas mengepakkan sayapnya dengan gagah menoleh ke kanan. Dalam tubuhnya mengemas kelima dasar dari Pancasila.  Di tengah tameng yang bermakna benteng ketahanan filosofis, terbentang garis tebal yang bermakna garis khatulistiwa, yang merupakan lambang geografis lokasi Indonesia.  Kedua kakinya yang kokoh kekar mencengkeram kuat semboyan bangsa Indonesia Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti “Berbeda-beda, Namun Tetap Satu“.
Keberhasilan bangsa Indonesia dalam meraih cita-citanya menjadi negara yang merdeka bersatu dan berdaulat pada tanggal 17 Agustus 1945, tertera lengkap dalam lambang garuda.  17 helai bulu pada sayapnya yang membentang gagah melambangkan tanggal 17 hari kemerdekaan Indonesia, 8 helai bulu pada ekornya melambangkan bulan Agustus, dan ke-45 helai bulu pada lehernya melambangkan tahun 1945 adalah tahun kemerdekaan Indonesia.  Semua itu memuat kemasan historis bangsa Indonesia sebagai titik puncak dari segala perjuangan bangsa Indonesia untuk mendapatkan kemerdekaannya yang panjang.  Dengan demikian lambang burung garuda itu semakin gagah mengemas lengkap empat arti visual sekaligus, yaitu makna filosofis, geografis, sosiologis, dan historis.

Teks Pacasila

Pancasila
1. Ketuhanan yang Maha Esa
2. Kemanusian yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam   
    Permusyawaratan /Perwakilan
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia